//
you're reading...
Uncategorized

INTERNET UNTUK DUNIA PENDIDIKAN

Banyak istilah yang dapat dijumpai dalam lingkungan pendidikan berbasis Internet ini, seperti e-Education, m-Education dan i-Education. Apa perbedaan dari ketiga istilah tersebut? e-Education sebenamya merupakan sistem pendidikan berbasis media elektronik, seperti radio dan televisi, Misalnya kuliah subuh atau program pelajaran yang disajikan dalam Televisi Pendidikan Indonesia (TPI). Namun berhubung sistem e-Education lebih dikenal oleh masyarakat luas ketika Internet digunakan sebagai media pendidikan, maka masyarakat luas banyak yang beranggapan bahwa e-Education adalah pendidikan yang menggunakan Internet sebagai media utamanya. Oleh karena paradigma tentang e-Education yang dipahami saat ini adalah pendidikan berbasis Internet, maka selanjutnya akan digunakan pemahaman tersebut. Sementara itu, pola e-Education ini terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi yang ada hingga terciptanya sistem ponsel. Dengan sistem ponsel di mana akses telepon dapat dilakukan tanpa kabel, maka berkembanglah protokol-protokol baru seperti Wireless Application Protocol (WAP) yang memungkinkan akses Internet melalui media komunikasi ponsel di mana sebuah komputer notebook yang terhubung ke sebuah ponsel dapat melakukan akses Internet. Bahkan kini, sejumlah peralatan ponsel dapai langsung mengakses Internet. Oleh karena itu sistem e-Education dimungkinkan untuk diakses melalui berbagai terminal di berbagai tempat sesuai dengan mobilitas pengaksesnya, sehingga lahirlah istilah mobile Education yang disingkat dengan istilah m-Education. Selanjumya sistem e-Education kurang menarik bila tidak mampu berinteraksi dengan pengaksesnya. Oleh karena itu para pakar mencoba untuk terus meneliti hingga akhirnya dapat tercipta sistem e-Education yang interaktif yang disebut dengan istilah interactive Education atau disingkat menjadi i-Education di mana pengakses sistem seakan-akan dapal melakukan dialog dengan sistem e-Education tersebut, baik melalui pesan maupun kotak-kotak dialog yang dibangun dalam sistem tersebut. Sementara itu, sejumlah disiplin ilmu juga telah dilibatkan dalam usaha mewujudkan sistem e-Education yang handal. Adapun disiplin ilmu yang terkait dengan pembentukan sistem e-Education, antara lain: Psikologi, Sistem Informasi, Hukum dan Etika, Komunikasi, Ilmu Komputer, Teknik Informatika, dan lain sebagainya.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

May 2012
M T W T F S S
    Jul »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Flickr Photos

More Photos